Kurikulum terbaru saat ini, yaitu Kurikulum Merdeka membawa banyak perubahan dalam sistem pendidikan di Indonesia. Salah satu istilah penting yang sering muncul dan menjadi dasar perencanaan pembelajaran adalah Capaian Pembelajaran (CP). Bagi guru, kepala sekolah, maupun tenaga kependidikan, memahami pengertian CP sangat penting agar proses pembelajaran dapat berjalan sesuai dengan arah Kurikulum Merdeka.
Dengan memahami capaian pembelajaran (CP) ini maka perencanaan pembelajaran lebih terarah dan fokus, tidak rancu dan melebar kemana-mana.
Artikel ini akan membahas secara lengkap pengertian Capaian Pembelajaran (CP) pada Kurikulum Merdeka, fungsi, tujuan, serta contoh penerapannya dalam pembelajaran di sekolah.
Pengertian Capaian Pembelajaran (CP)
Capaian Pembelajaran (CP) adalah kompetensi yang diharapkan dapat dicapai peserta didik pada akhir suatu fase pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka. CP mencakup tiga aspek utama, yaitu pengetahuan, keterampilan, dan sikap, yang dirumuskan secara terpadu untuk setiap mata pelajaran.
Dalam Kurikulum Merdeka, CP menggantikan peran Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD) yang digunakan pada kurikulum sebelumnya. Dengan adanya CP, guru memiliki acuan yang lebih fleksibel dan tidak terikat pada target per kelas, melainkan per fase.
Landasan Capaian Pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka
Penerapan CP didasarkan pada beberapa landasan penting, antara lain:
- Kebutuhan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik
- Pengembangan kompetensi abad ke-21, seperti berpikir kritis dan kreatif
- Penyederhanaan konten pembelajaran agar lebih mendalam
- Fleksibilitas bagi guru dalam merancang pembelajaran sesuai konteks sekolah
Landasan ini menjadikan CP sebagai acuan utama dalam menyusun perencanaan pembelajaran, modul ajar, dan asesmen.
Fungsi Capaian Pembelajaran (CP)
Capaian Pembelajaran memiliki beberapa fungsi penting dalam Kurikulum Merdeka, antara lain:
1. Sebagai Acuan Pembelajaran
CP menjadi pedoman bagi guru dalam menentukan materi, strategi pembelajaran, serta aktivitas belajar yang sesuai dengan kemampuan peserta didik.
2. Dasar Penyusunan Tujuan Pembelajaran
Dari CP, guru menurunkan Tujuan Pembelajaran (TP) yang lebih spesifik dan operasional untuk digunakan dalam kegiatan belajar mengajar.
3. Pedoman Penyusunan Modul Ajar
Modul ajar dalam Kurikulum Merdeka disusun berdasarkan CP sehingga pembelajaran tetap terarah dan terukur.
4. Acuan Asesmen Pembelajaran
CP menjadi dasar dalam merancang asesmen formatif dan sumatif untuk menilai ketercapaian kompetensi peserta didik.
Tujuan Ditetapkannya Capaian Pembelajaran
Penetapan Capaian Pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka memiliki beberapa tujuan utama, di antaranya:
- Memberikan arah pembelajaran yang jelas
- Mengurangi beban administratif guru
- Memberikan kebebasan dan fleksibilitas dalam pembelajaran
- Mendorong pembelajaran yang bermakna dan mendalam
- Menyesuaikan pembelajaran dengan tahap perkembangan peserta didik
Dengan tujuan tersebut, CP diharapkan dapat meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar.
Karakteristik Capaian Pembelajaran
Capaian Pembelajaran memiliki beberapa karakteristik khusus yang membedakannya dari kurikulum sebelumnya, yaitu:
- Disusun berdasarkan fase, bukan kelas
- Mengintegrasikan sikap, pengetahuan, dan keterampilan
- Bersifat fleksibel dan kontekstual
- Fokus pada kompetensi esensial
- Mendukung pembelajaran berdiferensiasi
Karakteristik ini memberikan ruang bagi guru untuk berinovasi dalam pembelajaran.
Perbedaan Capaian Pembelajaran (CP) dengan KI dan KD
Agar lebih mudah dipahami, berikut perbedaan CP dengan KI dan KD:
- CP: Berlaku per fase, lebih fleksibel, dan menekankan kompetensi akhir
- KI dan KD: Berlaku per kelas dan bersifat lebih rinci serta kaku
Dengan CP, guru tidak lagi dikejar target materi per semester, tetapi fokus pada ketercapaian kompetensi peserta didik.
Contoh Capaian Pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka
Sebagai gambaran, berikut contoh CP secara umum:
Contoh ini menunjukkan bahwa CP dirumuskan secara menyeluruh dan tidak terlalu teknis, sehingga guru dapat mengembangkannya menjadi tujuan pembelajaran yang sesuai.
Implementasi CP dalam Pembelajaran
Agar CP dapat diterapkan secara optimal, guru dapat melakukan langkah-langkah berikut:
- Memahami CP pada fase yang diampu
- Menurunkan CP menjadi tujuan pembelajaran
- Menyusun modul ajar berdasarkan CP
- Melaksanakan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik
- Melakukan asesmen sesuai CP
Implementasi yang tepat akan membantu guru menciptakan pembelajaran yang efektif dan menyenangkan.
Peran Guru dalam Mengimplementasikan CP
Guru memegang peran penting dalam keberhasilan penerapan CP. Guru diharapkan mampu:
- Merancang pembelajaran kreatif
- Menggunakan metode yang bervariasi
- Menyesuaikan pembelajaran dengan kebutuhan peserta didik
- Melakukan refleksi dan perbaikan berkelanjutan
Dengan peran ini, CP tidak hanya menjadi dokumen administratif, tetapi benar-benar menjadi pedoman pembelajaran.
Kesimpulan
Capaian Pembelajaran (CP) merupakan elemen penting dalam Kurikulum Merdeka yang menjadi acuan utama dalam perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran. CP dirancang untuk memberikan fleksibilitas kepada guru serta memastikan peserta didik mencapai kompetensi yang diharapkan pada setiap fase pembelajaran.
Dengan memahami pengertian, fungsi, dan contoh Capaian Pembelajaran, guru dapat mengimplementasikan Kurikulum Merdeka secara lebih optimal dan bermakna. Pemahaman yang baik tentang CP juga akan membantu meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.
Dan dengan meningkatnya kualitas pendidikan di Indonesia, maka akan meningkatkan kecerdasan dan kompetensi peserta didik yang pada akhirnya akan mampu berdaya saing dalam dunia pendidikan dan dunia kerja.
