Apa Itu Kurikulum Merdeka? Pengertian dan Tujuannya dalam Dunia Pendidikan

Kita semua sudah mengetahui, bahwa Pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun kualitas sumber daya manusia suatu bangsa. Di Indonesia, sistem pendidikan terus mengalami pembaruan agar mampu menjawab tantangan zaman yang semakin kompleks. Salah satu upaya besar yang dilakukan pemerintah adalah menghadirkan Kurikulum Merdeka, sebuah kurikulum yang dirancang untuk memberikan kebebasan, fleksibilitas, dan makna lebih dalam proses pembelajaran.

Sejak awal diperkenalkan dan diterapkan secara bertahap, Kurikulum Merdeka ini menjadi perhatian banyak pihak, khususnya pendidik, orang tua, dan masyarakat umum. Kurikulum ini tidak hanya membawa perubahan teknis dalam pembelajaran, tetapi juga perubahan paradigma dalam memandang proses belajar itu sendiri.

logo Kurikulum Merdeka yang digunakan dalam dunia pendidikan Indonesia

Pembelajaran yang awalnya dulu berfokus pada peserta didik (siswa) atau Student Oriented yang menjadikan siswa sebagai objek, maka pada saat ini kurikulum merdeka menjadikan siswa tidak hanya sebagai objek tetapi lebih cenderung pada kompetensi siswa dan perkembangan peserta didik.

Pengertian Kurikulum Merdeka

Kurikulum Merdeka adalah kurikulum yang memberikan keleluasaan kepada satuan pendidikan dan guru dalam merancang, melaksanakan, serta mengevaluasi pembelajaran sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik peserta didik. Kurikulum ini menekankan pada pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, penguatan kompetensi, serta pengembangan karakter secara menyeluruh.

Dalam Kurikulum Merdeka, pembelajaran tidak lagi semata-mata mengejar ketuntasan materi yang padat, melainkan difokuskan pada pemahaman konsep yang mendalam dan bermakna. Peserta didik diberikan ruang untuk belajar sesuai dengan kemampuan, minat, dan tahap perkembangannya.

Salah satu ciri utama Kurikulum Merdeka adalah penggunaan fase perkembangan sebagai dasar perencanaan pembelajaran. Pendekatan ini memungkinkan guru menyesuaikan strategi pembelajaran dengan kesiapan belajar peserta didik, sehingga proses belajar menjadi lebih efektif dan tidak bersifat memaksa.

Latar Belakang Diterapkannya Kurikulum Merdeka

Kurikulum Merdeka lahir dari hasil refleksi dan evaluasi terhadap pelaksanaan kurikulum sebelumnya. Selama bertahun-tahun, sistem pendidikan dinilai terlalu menekankan pada pencapaian akademik dan hafalan materi, sehingga kurang memberi ruang bagi pengembangan kreativitas, karakter, dan keterampilan berpikir kritis peserta didik.

Selain itu, pengalaman pembelajaran jarak jauh pada masa pandemi menunjukkan bahwa satuan pendidikan membutuhkan kurikulum yang lebih fleksibel dan adaptif. Guru dituntut mampu menyesuaikan pembelajaran dengan berbagai kondisi, sementara peserta didik membutuhkan pendekatan belajar yang lebih humanis dan relevan dengan kehidupan sehari-hari.

Oleh karena itu, Kurikulum Merdeka dirancang sebagai solusi untuk menciptakan sistem pembelajaran yang lebih sederhana, kontekstual, dan berorientasi pada pengembangan kompetensi jangka panjang.

Tujuan Kurikulum Merdeka

Penerapan Kurikulum Merdeka memiliki tujuan yang jelas dan terarah dalam mendukung transformasi pendidikan nasional. Berikut beberapa tujuan utamanya.

1. Mengembangkan Potensi dan Keunikan Peserta Didik

Setiap peserta didik memiliki kemampuan, minat, dan bakat yang berbeda. Kurikulum Merdeka bertujuan memberikan ruang bagi keberagaman tersebut agar peserta didik dapat berkembang sesuai dengan potensinya masing-masing.

Dengan pembelajaran yang lebih fleksibel, peserta didik tidak lagi dipaksa untuk mencapai target yang sama dalam waktu yang bersamaan, melainkan didorong untuk belajar sesuai dengan ritme dan kemampuannya.

2. Mewujudkan Pembelajaran yang Berpusat pada Peserta Didik

Kurikulum Merdeka menggeser peran guru dari pusat informasi menjadi fasilitator pembelajaran. Peserta didik didorong untuk aktif bertanya, berdiskusi, mengeksplorasi, dan menemukan pengetahuan secara mandiri.

Pendekatan ini bertujuan membangun kemandirian belajar serta meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif peserta didik, sehingga pembelajaran tidak lagi bersifat satu arah.

3. Menguatkan Profil Pelajar Pancasila

Salah satu tujuan utama Kurikulum Merdeka adalah membentuk peserta didik yang memiliki karakter sesuai nilai-nilai Pancasila. Profil Pelajar Pancasila menjadi landasan dalam seluruh proses pembelajaran.

Profil ini mencakup enam dimensi utama, yaitu:

  1. Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
  2. Berkebinekaan global
  3. Gotong royong
  4. Mandiri
  5. Bernalar kritis
  6. Kreatif

Penguatan karakter ini dilakukan melalui kegiatan pembelajaran intrakurikuler maupun Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang bersifat kontekstual dan berbasis pengalaman nyata.

4. Memberikan Fleksibilitas kepada Guru dan Sekolah

Kurikulum Merdeka memberikan kepercayaan lebih besar kepada guru dan satuan pendidikan untuk menyusun perangkat ajar sesuai dengan kondisi dan kebutuhan lokal. Guru tidak lagi terbebani oleh administrasi yang kompleks, sehingga dapat lebih fokus pada proses pembelajaran.

Fleksibilitas ini diharapkan mampu meningkatkan kreativitas guru dalam mengembangkan metode pembelajaran yang inovatif dan menyenangkan.

5. Mendorong Pembelajaran yang Mendalam dan Bermakna

Alih-alih mengejar banyaknya materi, Kurikulum Merdeka menekankan pembelajaran yang mendalam. Peserta didik diajak memahami konsep secara utuh, mengaitkannya dengan konteks kehidupan sehari-hari, serta mampu menerapkan pengetahuan tersebut dalam situasi nyata.

Pendekatan ini diharapkan dapat menghasilkan pembelajaran yang lebih tahan lama dan bermakna bagi peserta didik.

Manfaat Kurikulum Merdeka dalam Dunia Pendidikan

Penerapan Kurikulum Merdeka memberikan berbagai manfaat nyata. Peserta didik memperoleh pengalaman belajar yang lebih relevan dan menyenangkan. Guru memiliki ruang untuk berinovasi dan mengembangkan profesionalisme. Sekolah dapat menciptakan budaya belajar yang inklusif, kolaboratif, dan adaptif terhadap perubahan.

Selain itu, Kurikulum Merdeka juga membantu mempersiapkan peserta didik menghadapi tantangan masa depan, baik dalam dunia pendidikan lanjutan maupun kehidupan bermasyarakat.

Penutup

Kurikulum Merdeka merupakan langkah strategis dalam transformasi pendidikan Indonesia. Dengan menekankan kebebasan belajar, penguatan karakter, serta pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, kurikulum ini diharapkan mampu menciptakan generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi perubahan zaman.

Memahami pengertian dan tujuan Kurikulum Merdeka menjadi langkah awal bagi seluruh pemangku kepentingan pendidikan untuk bersama-sama mewujudkan pembelajaran yang lebih bermakna dan berkualitas bagi masa depan Indonesia.

Lebih baru Lebih lama